Selasa, 01 September 2015

Risty Tagor Tidak Tenang Diteror Stuart Collin

Pesinetron Risty Tagor (26) tengah tak tenang serta nyaman. Pasalnya, walau tuntutan cerainya pada Stuart Collin Turner (24) telah dilayangkan ke Pengadilan Agama (PA) Jakarta Selatan serta siap disidangkan, Risty mengakui kerap memperoleh teror pesan pendek melalui hpnya.

Pesan pendek itu sering memojokkan Risty yang tengah hamil lima bln. ini. " SMS memojokkan itu seolah-olah memperkeruh rumah-tangga Risty, " kata Ina Rachman, pengacara Risty, saat didapati di kantornya, Cilandak, Jakarta Selatan, Senin, (31/8/2015).

Bukan sekedar itu, teror yg tidak terang pengirimnya itu juga masuk melalui WhatsApp (WA) Risty. " Sesungguhnya bila di baca dari WA serta SMS, menanyakannya baik. Ada SMS Stuart yang ajukan pertanyaan keadaan Risty, " katanya. Akan tetapi Ina menyatakan, " Risty mau bercerai lantaran telah tak nyaman ".

Ketidaknyamanan Risty bila selalu hidup berbarengan serta meneruskan bahtera perkawinannya dengan Stu —sapaan Stuart Collin Turner—yang bikin tuntutan perceraian dilayangkan ke pengadilan agama. Walau baru seumur jagung pernikahannya, Risty telah mantap mengakhiri bahtera rumah-tangganya.

Ina menyebutkan, dari hp Risty bahwa pengirim pesan pendek yaitu Stu. Risty pernah tutup (block) nomer Stu. Akan tetapi Stu lalu bertukar nomer hp. " Sepanjang Risty tak terganggu, lagi dapat diantisipasi, saya berupaya melapangkan dada dia, " tutur Ina.

Sesudah terima pesan pendek dari Stu, dengan cara fisik, Risty terus tampak baik. Akan tetapi, psikologis Risty terganggu. Terlebih Risty tengah berbadan dua. " Apa sajakah yang dipikirkan, bakal membuatnya segera drop. Terlebih ini diteror. Janin dalam kandungannya tak tenang, " ucap Ina.

Risty cuma meminta Stu hentikan aksinya serta tak akan mengganggu ketenangan hidupnya. Kalau juga Stu mau menjumpai Risty serta coba merampungkan masalah perkawinannya dengan baik, kata Ina, clientnya itu telah tutup pintu damai.

" Tidak ada (perbincangan) lagi. Telah cukup. Ini mesti dikerjakan baik-baik. Stu cuma disuruh (Risty) mengikhlaskan saja, " papar Ina lagi. (tribunnews.com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar